Tragedi Kemanusiaan di Ujung Tahun: Yulius Bere Tewas Dikeroyok di Pasar Besitaek, Keluarga Minta Pelaku Segera Ditangkap
Tragedi Kemanusiaan di Ujung Tahun: Yulius Bere Tewas Dikeroyok di Pasar Besitaek, Keluarga Minta Pelaku Segera Ditangkap
Klik-infopol. Com|Malaka, 31 Desember 2025 —
Di saat sebagian orang menyambut pergantian tahun dengan sukacita, duka mendalam justru menyelimuti keluarga besar Lorotolus. Tragedi kemanusiaan yang datang tiba-tiba telah merenggut nyawa Yulius Bere, seorang figur adat dan tokoh pembina anak muda yang dikenal luas sebagai pribadi penyayang dan penyabar.
Kepergian almarhum meninggalkan luka yang dalam. Hilang rupa, hilang suara. Sosok yang selama ini menjadi tempat bertanya, tempat menimba nasihat, dan tempat anak-anak muda bersandar, kini telah pergi untuk selamanya.
Keluarga menyampaikan kesedihan yang tak terperi atas tragedi pengeroyokan yang menimpa almarhum. Peristiwa ini bukan hanya merenggut nyawa, tetapi juga mencabik rasa keadilan dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Simpan di sini, Bo’u Aten. Kami sayang Bo’u sekali,” ungkap keluarga dengan penuh duka.
Figur Adat dan Pembina Anak Muda
Berdasarkan keterangan keluarga dan masyarakat setempat, semasa hidup Yulius Bere dikenal sebagai:
Tetua adat Lorotolus dan pelantun nyanyian adat
Pembina dan penghimpun anak-anak muda desa, yang aktif memberi arahan dan nasihat
Pribadi yang penyayang, sabar, dan tidak pernah bermasalah dengan siapa pun
Kepergian almarhum dirasakan sebagai kehilangan besar, tidak hanya oleh keluarga, tetapi juga oleh komunitas adat dan generasi muda.
Sejumlah anak muda Lorotolus, termasuk Jhun Benture dan Ian Nahak, menyatakan kehilangan sosok panutan yang selama ini menjadi teladan.
Kekecewaan atas Eksploitasi Konten Tragedi
Keluarga juga menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap pihak-pihak yang menggunakan video tragedi ini sebagai konten Facebook Pro, tanpa empati dan tanpa memedulikan perasaan keluarga yang sedang berduka.
Tindakan tersebut dinilai tidak berperikemanusiaan dan memperparah luka batin keluarga.
Tuntutan Keadilan: Pelaku Harus Ditangkap
Tragedi ini diduga kuat terjadi akibat tawuran yang berujung pengeroyokan di Pasar Besitaek, yang merenggut nyawa almarhum. Hingga rilis ini disampaikan, keluarga masih menanti langkah tegas aparat penegak hukum.
Dengan tegas, keluarga meminta:
Kapolres Malaka dan seluruh jajaran untuk segera menangkap para pelaku pengeroyokan
Proses hukum dilakukan secara transparan dan adil, demi keadilan bagi korban dan keluarga
Keluarga menegaskan bahwa almarhum dikenal baik, tidak pernah mencari masalah, dan tidak memiliki konflik dengan siapa pun. Oleh karena itu, peristiwa ini sangat disayangkan dan menyisakan tanda tanya besar.
Tragedi ini adalah luka kolektif. Bukan hanya untuk satu keluarga, tetapi untuk kemanusiaan kita bersama. Keluarga berharap keadilan ditegakkan, agar duka ini tidak berubah menjadi luka berkepanjangan akibat pembiaran hukum.
—
Editor: Andry Bria
Redaksi: Klik-Infopol.com — Suara Rakyat, Fakta & Integritas






