Malam Sunyi di Pantai Abudenok, Tim SAR Masih Berjibaku Cari Pelajar SMP yang Terseret Ombak
Malam Sunyi di Pantai Abudenok, Tim SAR Masih Berjibaku Cari Pelajar SMP yang Terseret Ombak
Klik-infopol.com|Malaka Barat|Kabupaten Malaka—Pantai Cemara Abudenok, yang selama ini dikenal sebagai ruang rekreasi dan kebahagiaan warga Malaka, berubah menjadi lokasi pencarian dan doa pada Minggu malam (01/02/2026). Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Dito, asal Biudukfoho, siswa SMP Negeri Fatukoan, dilaporkan hilang setelah terseret gelombang laut saat mandi di pantai tersebut.
Hingga malam hari, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh Polres Malaka, Polsek Malaka Barat, serta Tim SAR, dibantu nelayan dan masyarakat setempat. Pencarian dilakukan menyusuri perairan sekitar pantai dan garis pesisir, meski kondisi malam dan gelombang laut menjadi tantangan tersendiri.
Dari Keceriaan Menjadi Keheningan
Peristiwa ini berawal pada Minggu siang, sekitar pukul 14.00 WITA.
Korban bersama teman-temannya datang ke Pantai Cemara Abudenok untuk berwisata. Seperti kebanyakan pengunjung, mereka datang dengan suka cita dan kegembiraan, menikmati suasana pantai yang selama ini dikenal aman dan indah.
Pantai Abudenok bagi masyarakat Malaka bukan sekadar tempat wisata. Cemara yang berjajar dan ombak yang berirama lembut menjadikannya ruang kebersamaan, tempat tertawa, bercanda, dan melepas penat.
Namun hari itu, alam menunjukkan wajah lain.
Saat korban mandi di laut, gelombang datang dan menyeret korban ke arah perairan yang lebih dalam. Upaya teman-temannya untuk memberi peringatan tidak mampu mencegah kejadian tersebut. Sejak saat itu, korban tidak kembali ke permukaan.
Teman-teman Bertahan di Bibir Pantai
Malam harinya, suasana di Pantai Abudenok berubah drastis.
Teman-teman korban masih bertahan di pinggir pantai, duduk dalam diam, menatap laut yang gelap. Tak ada tawa, tak ada canda. Yang tersisa hanyalah harapan dan doa agar korban segera ditemukan.
Beberapa dari mereka terlihat kelelahan, namun enggan meninggalkan lokasi. Pantai yang siang hari ramai, malam itu seolah membisu, hanya terdengar debur ombak dan langkah petugas yang hilir mudik melakukan pencarian.
Pencarian Terus Dilanjutkan
Kapolsek Malaka Barat bersama jajaran anggota Polsek, personel Polres Malaka, serta Tim SAR terus melakukan koordinasi untuk memperluas area pencarian.
Nelayan setempat turut dilibatkan dengan menggunakan perahu, sementara pemantauan di sepanjang garis pantai tetap dilakukan.
Pihak kepolisian memastikan bahwa pencarian tidak dihentikan dan akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan. Koordinasi dengan instansi terkait juga terus dilakukan guna memperkuat upaya pencarian.
Imbauan untuk Keselamatan
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kawasan pantai, seindah apa pun, tetap menyimpan risiko. Aparat kepolisian kembali mengimbau masyarakat, khususnya pengunjung pantai, agar selalu waspada saat beraktivitas di laut, mematuhi arahan petugas, serta memperhatikan kondisi ombak dan cuaca.
Pantai Abudenok, yang biasanya menjadi simbol kegembiraan, malam itu menjadi saksi bisu sebuah perjuangan kemanusiaan—antara harapan, doa, dan kerja keras untuk membawa seorang anak kembali ke daratan.
🙏 Semoga korban segera ditemukan.
——————
Editor: Andry Bria
Redaksi: Klik-Infopol.com – Suara Rakyat, Fakta & Integritas






