Mahasiswa Batak Universitas Pamulang Deklarasikan HIMA BATAK, Tegaskan Identitas, Kepemimpinan, dan Prestasi Akademik
Mahasiswa Batak Universitas Pamulang Deklarasikan HIMA BATAK, Tegaskan Identitas, Kepemimpinan, dan Prestasi Akademik
Klik-Infopol.com | Tangerang Selatan —
Di tengah arus kehidupan kampus modern yang kerap menyeragamkan identitas, mahasiswa Batak Universitas Pamulang memilih berdiri dan berorganisasi. Deklarasi Himpunan Mahasiswa Batak (HIMA BATAK) menjadi penegasan bahwa budaya, intelektualitas, dan kepemimpinan dapat berjalan beriringan tanpa saling meniadakan, bahkan saling menguatkan.
Himpunan Mahasiswa Batak Universitas Pamulang secara resmi mendeklarasikan keberadaannya sebagai organisasi kemahasiswaan pada Sabtu, 3 Januari 2026, di lingkungan Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.
Deklarasi ini menjadi tonggak awal terbentuknya wadah pemersatu mahasiswa Batak dalam memperkuat solidaritas, identitas budaya, serta peran aktif di dunia akademik dan sosial.
Acara deklarasi berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa lintas fakultas, perwakilan organisasi kemahasiswaan, serta kedan-kedan berdarah Batak.
Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan dukungan terhadap HIMA BATAK sebagai organisasi yang inklusif, edukatif, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya mahasiswa.
Ketua Umum HIMA BATAK Universitas Pamulang, Brema Sambiring Brahmana, menegaskan bahwa pembentukan organisasi ini dilandasi oleh semangat persaudaraan dan kepedulian terhadap pelestarian nilai-nilai budaya Batak di tengah dinamika kampus yang multikultural.
“Kami sadar betul, kampus adalah ruang multikultural. Karena itu, HIMA BATAK tidak dibentuk untuk mengkotak-kotakkan mahasiswa, tetapi untuk memperkuat karakter agar mahasiswa Batak mampu beradaptasi, berprestasi, dan berkontribusi di lingkungan yang beragam,” ujar Brema.
Menurutnya, HIMA BATAK tidak sekadar menjadi ruang berkumpul berbasis identitas, melainkan sarana pembinaan karakter, kepemimpinan, dan intelektualitas mahasiswa.
“Identitas budaya bukan simbol semata. Ia harus diterjemahkan dalam sikap disiplin, etika, dan tanggung jawab akademik. Itu yang sedang kami bangun melalui HIMA BATAK,” tegasnya.
Brema juga menekankan bahwa organisasi ini diarahkan sebagai ruang kaderisasi yang sehat dan produktif. Mahasiswa didorong untuk aktif tidak hanya dalam kegiatan kebudayaan, tetapi juga unggul dalam akademik serta memiliki kepekaan sosial.
“Kami ingin organisasi ini menjadi ruang kaderisasi yang nyata. Mahasiswa dibentuk agar siap memimpin, berpikir kritis, dan hadir memberi solusi,” katanya.
Ia menambahkan, HIMA BATAK Universitas Pamulang membuka diri untuk bersinergi dengan pihak kampus maupun seluruh organisasi kemahasiswaan.
“Ke depan, kami membuka diri untuk kolaborasi. Sinergi adalah kunci. Tidak ada organisasi yang bisa berjalan sendiri jika ingin memberi dampak nyata,” ujarnya.
Deklarasi organisasi ditandai dengan pembacaan pernyataan sikap pendirian Himpunan Mahasiswa Batak Universitas Pamulang, pengenalan struktur kepengurusan, serta peneguhan komitmen bersama untuk menjunjung tinggi nilai persatuan, toleransi, dan kebhinekaan.
Brema menegaskan, deklarasi ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus dijaga dengan konsistensi.
“Deklarasi ini bukan titik akhir, melainkan titik awal. Tantangan sesungguhnya adalah menjaga konsistensi program dan kepercayaan kampus serta mahasiswa,” pungkasnya.
Dengan dideklarasikannya HIMA BATAK Universitas Pamulang, organisasi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak mahasiswa dalam berbagai bidang, mulai dari peningkatan prestasi akademik, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga pelestarian budaya secara berkelanjutan.
Ke depan, HIMA BATAK berkomitmen menghadirkan program kerja yang berdampak nyata bagi kampus dan masyarakat luas, tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi identitas bersama.
HIMA BATAK!!
HORAS, Njuah-njuah, Menjuah-Juah
Editor: Andry Bria
Redaksi: Klik-Infopol.com — Suara Rakyat, Fakta & Integritas






