Februari 4, 2026

IKS Cup I Malaka Ditegaskan sebagai Ruang Persaudaraan dan Pembinaan Atlet oleh Pimpinan, Sesepuh, dan Forkopimda

IMG-20260113-WA0297

IKS Cup I Malaka Ditegaskan sebagai Ruang Persaudaraan dan Pembinaan Atlet oleh Pimpinan, Sesepuh, dan Forkopimda

 

Klik-infopol. Com|BETUN, MALAKA — Turnamen IKS.PI Kera Sakti Cup I Cabang Malaka resmi bergulir dengan semangat persaudaraan dan sportivitas yang kuat. Ajang ini tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga momentum konsolidasi organisasi, pembinaan atlet, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan dan keamanan daerah.

 

Hal tersebut tercermin dari sambutan dan tanggapan para pimpinan organisasi, sesepuh, tokoh IPSI, hingga unsur kepolisian yang hadir langsung dalam pembukaan turnamen.

 

Ketua Cabang IKS.PI Malaka: Turnamen Ini Bukan Seremonial
Ketua Cabang IKS.PI Kera Sakti Cabang Malaka, Novi Wilfridus Tae Bria, SE, MM, menegaskan bahwa IKS Cup I bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata membangun karakter atlet dan menjaga marwah organisasi.
IKS Cup I ini adalah wadah pembinaan mental, disiplin, dan persaudaraan.

Kami ingin atlet bertanding dengan hati, menjunjung tinggi sportivitas, dan membawa nama baik organisasi serta daerah,” tegas Novi Wilfridus Tae Bria, SE, MM

 

Ia menambahkan bahwa Cabang Malaka berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai fondasi pembinaan jangka panjang, bukan kegiatan sekali selesai.

Pesan Sesepuh: Jaga Adab, Jaga Persaudaraan

Sesepuh IKS.PI Kera Sakti Malaka, Bapak Fransiskus Meo, dalam sambutannya mengingatkan seluruh atlet dan pengurus agar tidak melupakan nilai utama perguruan, yakni adab dan persaudaraan.

 

“Bertanding boleh keras, tapi hati harus lembut. Menang itu penting, tapi menjaga persaudaraan jauh lebih penting,” pesan Fransiskus Meo.

 

Hal serupa juga disampaikan oleh Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Randi Agnisio Durhaman (RD80), menegaskan bahwa IKS Cup I Malaka bukan sekadar turnamen olahraga, melainkan investasi sosial jangka panjang dalam pembinaan karakter, persaudaraan, dan masa depan generasi muda di Kabupaten Malaka.

“Malaka butuh lebih banyak ruang seperti ini. Ruang yang menyatukan, bukan memecah. Ruang yang mendidik, bukan merusak,” ujarnya.

RD80 menyampaikan penghargaan kepada panitia pelaksana, wasit dan juri dari IPSI Malaka, serta seluruh kontingen yang berpartisipasi dengan menjunjung sportivitas. Ia juga mengapresiasi kehadiran perguruan Perisai Diri sebagai simbol persatuan antar-perguruan.

Senada dengan itu, Bapak Randy Berek, selaku Penasehat IKS.PI Kera Sakti Cabang Malaka, menegaskan bahwa IKS harus menjadi contoh organisasi bela diri yang dewasa, beretika, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.

 

“IKS hadir bukan untuk menciptakan konflik, tetapi menjadi penyejuk dan pemersatu,” ujarnya.

Dukungan Keamanan dan Sportivitas
Kapolres Malaka dalam
sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen yang berjalan tertib dan aman. Ia menekankan pentingnya menjunjung aturan dan menjaga situasi kamtibmas selama pertandingan berlangsung.

 

“Olahraga bela diri harus menjadi ruang prestasi, bukan konflik. Kepolisian mendukung penuh kegiatan positif seperti ini selama dilaksanakan dengan disiplin dan tanggung jawab,” tegas Kapolres.

Apresiasi dari Anggota Kehormatan IKS Ibu Merry Kain, selaku Anggota Kehormatan IKS.PI Kera Sakti Cabang Malaka, menyampaikan apresiasi atas kekompakan panitia dan seluruh atlet. Ia menilai turnamen ini sebagai contoh konkret pembinaan generasi muda melalui jalur prestasi.

 

“Ini kegiatan yang mendidik dan membanggakan. Saya berharap IKS terus menjadi mitra strategis dalam pembinaan anak-anak muda Malaka,” ujarnya.

 

IPSI Malaka: Junjung Aturan dan Profesionalisme

Ketua IPSI Kabupaten Malaka, bapak Sili Leto, menegaskan bahwa seluruh pertandingan berada dalam koridor aturan resmi IPSI. Ia mengapresiasi panitia yang melibatkan wasit dan juri berlisensi demi menjaga objektivitas dan profesionalisme.

 

“Turnamen seperti ini penting untuk mematangkan atlet. Tapi yang utama, aturan harus ditegakkan dan sportivitas dijaga,” kata bapak  Sili Leto.

 

Simbol Persatuan dan Harapan
IKS Cup I Cabang Malaka diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus memperkuat persatuan antaranggota dan antarperguruan.

 

Turnamen ini juga menjadi bukti bahwa sinergi antara organisasi, tokoh adat, IPSI, dan aparat keamanan mampu menciptakan ruang kompetisi yang sehat, aman, dan bermartabat.

 

—————
Editor: Andry Bria
Redaksi: Klik-Infopol.com — Suara Rakyat, Fakta & Integritas