Februari 4, 2026

“Evaluasi IKS Cup I Malaka: Panitia Dibubarkan, Pimpinan dan Tokoh IKS Tegaskan Fondasi Pembinaan Jangka Panjang;

PhotoCollage_1768731418987

“Evaluasi IKS Cup I Malaka: Panitia Dibubarkan, Pimpinan dan Tokoh IKS Tegaskan Fondasi Pembinaan Jangka Panjang;

 

IKS Cabang Malaka Melahirkan Atlet-atlet yang tidak hanya Kuat di Arena, Tetapi juga Dewasa dalam Sikap. Inilah Fondasi yang Sedang Kita Bangun Bersama,”

Klik-infopol.com|MALAKA – Rangkaian kegiatan Kejuaraan IKS Cup I Kabupaten Malaka resmi ditutup dengan agenda pembubaran panitia. Momentum ini tidak sekadar menjadi penanda berakhirnya sebuah kegiatan, tetapi juga ruang refleksi bersama atas proses, tantangan, dan capaian yang telah dilalui selama penyelenggaraan turnamen perdana tersebut.

Ketua Panitia IKS Cup I Malaka Adrianus Fahik, S. PD, Gr,menyampaikan bahwa pembubaran panitia merupakan momen penuh rasa syukur dan kebanggaan. Seluruh rangkaian kegiatan dinilai dapat terlaksana dengan baik, aman, dan lancar berkat kerja keras, kebersamaan, serta pengorbanan waktu dan tenaga dari panitia, wasit, atlet, dan seluruh pihak pendukung.

“Semangat persaudaraan, sportivitas, dan kekompakan yang terbangun selama kegiatan menjadi bukti bahwa kita mampu bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama,” ungkapnya.

Evaluasi Pelaksanaan Kejuaraan

Secara umum, pelaksanaan IKS Cup I Malaka dinilai berjalan sukses sejak tahap persiapan hingga penutupan. Meski terdapat sejumlah kekurangan kecil, hal tersebut dipandang sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk perbaikan ke depan.

“Tujuan utama kegiatan ini, yakni pembinaan atlet, silaturahmi, serta penumbuhan sportivitas dan persatuan, dapat tercapai dengan baik,” jelas Ady Ketua Panitia.

Ia menjelaskan bahwa proses awal dimulai dari rapat koordinasi bersama pengurus dan tokoh terkait, pembentukan struktur panitia sesuai bidang, penyusunan jadwal, anggaran, perizinan, hingga pengaturan teknis pelaksanaan agar turnamen berjalan terarah.

Tantangan awal yang dihadapi adalah menyatukan komitmen panitia, pembagian waktu, serta keterbatasan dana dan sarana.

Sementara selama pelaksanaan, kendala utama meliputi pengaturan jadwal pertandingan, cuaca yang tidak menentu, serta menjaga kedisiplinan peserta dan penonton.

“Beberapa situasi sempat menegangkan, seperti keterlambatan pertandingan dan perbedaan pendapat antar tim, namun dapat diselesaikan melalui musyawarah dan komunikasi yang baik,” tambahnya.

Koordinasi internal panitia dilakukan secara intensif, baik secara langsung maupun melalui grup komunikasi, sehingga setiap kendala dapat segera direspons dan diselesaikan di lapangan.

Ketua Cabang: Ini Fondasi, Bukan Sekadar Turnamen

Ketua Cabang IKS.PI Kera Sakti Malaka, Novi Wilfridus Tae Bria, SE, MM, menegaskan bahwa IKS Cup I bukan hanya agenda kompetisi, melainkan peletakan fondasi pembinaan jangka panjang bagi generasi IKS di Malaka.

“Keberhasilan IKS Cup I menunjukkan bahwa organisasi ini mampu mengelola kegiatan besar secara tertib dan bermartabat. Ini bukan akhir, tetapi awal pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan,” tegas NWTB.

Menurutnya, kejuaraan ini menjadi sarana penting untuk membentuk mental, disiplin, sportivitas, dan karakter pendekar muda agar tumbuh sebagai atlet sekaligus warga masyarakat yang bertanggung jawab.

Sesepuh: Jaga Nilai, Jangan Kehilangan Arah

Sesepuh IKS.PI Kera Sakti Malaka, Fransiskus Meo, S.Kep, mengingatkan bahwa keberhasilan kegiatan harus selalu diiringi dengan penjagaan nilai-nilai dasar organisasi.

“Tradisi, disiplin, dan persaudaraan adalah jati diri IKS. Turnamen boleh berkembang, tetapi nilai akhlak, ketertiban, dan penghormatan tidak boleh ditinggalkan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peran sesepuh adalah memastikan organisasi tetap berada di jalur yang benar, seimbang antara dinamika zaman dan nilai luhur perguruan.

Dewan Penasehat: Evaluasi untuk Naik Kelas

Dewan Penasehat IKS.PI Kera Sakti Malaka, Randy Berek, S.Kep, menilai pembubaran panitia sebagai bagian penting dari siklus organisasi yang sehat.

“Evaluasi adalah kunci. Dari kegiatan ini kita belajar bahwa kerja tim, komunikasi, dan saling percaya adalah faktor utama keberhasilan,” katanya.

Ia mendorong agar pengalaman IKS Cup I dijadikan pijakan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan pembinaan atlet pada kejuaraan berikutnya.

Wakil Rakyat: IKS Punya Peran Sosial Strategis

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi NTT Dapil VII, Randi Agnisio Durhaman, yang juga Senior Tingkat II IKS.PI Kera Sakti Malaka, memberikan apresiasi atas pelaksanaan IKS Cup I yang berjalan aman dan tertib.

“Kejuaraan ini menunjukkan bahwa IKS.PI Kera Sakti bukan hanya organisasi bela diri, tetapi juga mitra strategis dalam pembinaan pemuda dan menjaga ketertiban sosial,” tegasnya.

Ia menilai kegiatan seperti IKS Cup sangat relevan dengan program pembangunan kepemudaan dan olahraga, serta patut mendapat dukungan berkelanjutan.

Harapan ke Depan

Menutup rangkaian evaluasi, seluruh unsur organisasi sepakat bahwa IKS Cup harus terus dilanjutkan dan dikembangkan menjadi ajang pembinaan yang lebih berkualitas dan profesional. Harapannya, ke depan IKS.PI Kera Sakti Cabang Malaka mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang menjunjung tinggi etika, disiplin, dan tanggung jawab sosial.

Editor: Andry Bria
Redaksi: Klik-Infopol.com – Suara Rakyat, Fakta & Integritas