Gubernur NTT Resmikan Fakultas Kedokteran Universitas Citra Bangsa
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri acara peluncuran dan peresmian Fakultas Kedokteran Universitas Citra Bangsa (UCB) yang berlangsung di Aula Lantai 5 Gedung Rektorat UCB, pada Rabu (4/2/2026) siang.
Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto, Wali Kota Kupang Christian Widodo, Wakil Ketua DPRD NTT Kristin Samiyati Pati, Kepala LLDIKTI Wilayah XV Adrianus Amheka, para Direktur Rumah Sakit, pimpinan Perguruan Tinggi, serta insan pers.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Citra Bina Insan Mandiri dan Universitas Citra Bangsa atas komitmen dan kerja keras dalam menghadirkan Fakultas Kedokteran pertama dari perguruan tinggi swasta di NTT.
“Ini adalah fakultas kedokteran swasta pertama di NTT. Hari ini menjadi momentum penting bagi NTT. Sebagai Gubernur, saya merasa bangga dan optimistis atas kehadiran Fakultas Kedokteran UCB ini,” ujar Melki Laka Lena.
Dengan berdirinya Fakultas Kedokteran UCB, kini NTT memiliki dua perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan Dokter, yakni Universitas Nusa Cendana sebagai perguruan tinggi negeri dan Universitas Citra Bangsa sebagai perguruan tinggi swasta.
Menurut Gubernur, kehadiran fakultas kedokteran di dua kampus ini akan memperkuat upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis di NTT.
“Ini membuka peluang besar untuk mencetak dokter-dokter berkualitas dari bumi Flobamora sendiri. Saya berharap anak-anak NTT dapat diprioritaskan untuk masuk ke Fakultas Kedokteran ini,” tambahnya.
Sementara itu, Abraham Paul Liyanto, Ketua Dewan Pembina Yayasan Citra Bina Insan Mandiri, mengatakan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran UCB dilatarbelakangi oleh keterbatasan jumlah tenaga dokter di NTT dan Indonesia secara umum.
“Produksi dokter nasional belum mampu mengejar pertumbuhan penduduk. NTT termasuk daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan dengan rasio dokter yang masih sangat rendah dibandingkan Jawa dan Bali,” jelas Paul Liyanto.
Ia menambahkan bahwa NTT masih kekurangan dokter spesialis dasar seperti anak, obgyn, penyakit dalam, dan bedah, terutama di rumah sakit tipe C dan D yang tersebar di kabupaten-kabupaten.
“Kami membangun fakultas kedokteran ini bukan untuk Universitas Citra Bangsa semata, tetapi untuk Nusa Tenggara Timur,” tegasnya.
Senada dengan itu, Wali Kota Kupang Christian Widodo menyampaikan bahwa kehadiran Fakultas Kedokteran UCB sangat membantu pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia di bidang kesehatan.
“Bagi saya, ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah pernyataan sikap bahwa UCB mau berdiri di garis terdepan dalam menciptakan SDM dokter yang unggul demi kemajuan kesehatan masyarakat,” katanya.
Peresmian Fakultas Kedokteran UCB diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di NTT melalui peningkatan kualitas dan ketersediaan tenaga medis.
Demikian siaran pers ini dibuat untuk dipublikasikan. #AyoBangunNTT
Penulis: Baldus Sae
Foto: Gerald
Video: Yozhie






