Februari 5, 2026

‎18 Mahasiswa KKN UCB Laksanakan Pendataan Lansia Dan Penyandang Disabilitas Di Desa Tunfeu

InShot_20260205_104705665

KUPANG.InfoPol.com – Sebanyak 18 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Citra Bangsa (UCB) melaksanakan kegiatan pendataan terhadap lansia dan penyandang disabilitas di Desa Tunfeu. Tim mahasiswa dibagi menjadi 4 kelompok yang masing-masing bertugas mengunjungi setiap dusun yang ada di desa tersebut.

‎Pendataan yang dilakukan bertujuan untuk mengumpulkan data akurat mengenai jumlah, kondisi sosial-ekonomi, serta kebutuhan khusus dari kedua kelompok masyarakat rentan. Informasi yang dikumpulkan diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah desa dan pihak terkait dalam menyusun program bantuan dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

‎Ketika ditemui awak media, Kepala Desa Tunfeu Martinus Leonard Leli menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif mahasiswa UCB. “Kami sangat berterima kasih atas kedatangan dan kerja keras para mahasiswa KKN Universitas Citra Bangsa. Pendataan lansia dan penyandang disabilitas ini adalah langkah yang sangat penting dan strategis bagi perkembangan Desa Tunfeu,” ujarnya dengan penuh semangat.

‎Ia melanjutkan, “Sebelumnya, data yang kami miliki masih belum lengkap dan terstruktur dengan baik. Dengan adanya pendataan yang dilakukan secara sistematis oleh para mahasiswa ini, kami akan dapat mengidentifikasi secara jelas siapa saja yang membutuhkan dukungan, mulai dari akses layanan kesehatan, bantuan sosial, hingga pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kondisi mereka. Kami melihat bahwa para mahasiswa tidak hanya bekerja profesional, tetapi juga sangat empati dan ramah dalam berinteraksi dengan masyarakat, terutama lansia dan penyandang disabilitas yang kami sayangi.”

‎Menurut Martinus, hasil pendataan akan segera diolah bersama dengan pihak kecamatan dan dinas terkait untuk menyusun program kerja tahun depan. “Kami berencana untuk mengembangkan program pelayanan kesehatan berkelanjutan bagi lansia, serta pusat pelatihan produktif bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat meningkatkan taraf hidup dan merasa lebih termasuk dalam pembangunan desa. Tanpa data yang akurat, semua program itu akan sulit untuk diimplementasikan dengan tepat sasaran,” jelasnya.

‎Selain itu, Kepala Desa juga menambahkan bahwa kerja sama dengan Universitas Citra Bangsa diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang. “Kami sangat menyambut baik kerja sama ini. Selain pendataan, para mahasiswa juga telah menyampaikan beberapa ide kreatif untuk pengembangan desa, *seperti pembuatan media informasi, pelatihan penggunaan teknologi bagi masyarakat, Bimbingan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Bantuan Sumber Daya Manusia (SDM) di posyandu, dan memberi materi ke sekolah-sekolah yang ada di desa tunfeu.* Kami berharap setelah pendataan ini selesai, masih ada banyak program bermanfaat yang dapat kita lakukan bersama,” ucapnya menutup pernyataan.

‎Para mahasiswa KKN UCB yang terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa mereka siap membantu mengolah data dan mengikuti upaya implementasi program yang akan datang sesuai dengan kapasitas mereka.

 

Anand